Jaminan 100%

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Akan hidup terus setelah mati

“Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” .

Free Consultations

Konsultasi gratis di halaman Konsultasi. Konsultasi via email abuhening@gmail.com hanya untuk Layanan klien.

Taubat kepada Allah (4). Allah menerima taubat hamba-Nya apabila betul-betul bertaubat

Posted by

Rasulullah SAW suriteladan yang baik (ke-109)
Taubat kepada Allah (4).
Allah sangat kasih sayang kepada hamba-Nya

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ: لَمَّا خَلَقَ اللهُ اْلخَلْقَ كَتَبَ فِى كِتَابِهِ فَهُوَ عِنْدَهُ فَوْقَ اْلعَرْشِ اِنَّ رَحْمَتِى تَغْلِبُ غَضَبِى. مسلم 4: 2107
Dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi SAW bersabda, Ketika Allah menciptakan makhluq, Dia menulis dalam kitab-Nya yang berada di sisi-Nya di atas arsy, Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan kemurkaan-Ku. [HR Muslim juz 4, hal. 2107]

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لَمَّا قَضَى اللهُ اْلخَلْقَ كَتَبَ فِى كِتَابِهِ عَلَى نَفْسِهِ فَهُوَ مَوْضُوْعٌ عِنْدَهُ اِنَّ رَحْمَتِى تَغْلِبُ غَضَبِى. مسلم 4: 2108
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Ketika Allah menciptakan makhluq, Dia menulis dalam kitab-Nya ketentuan untuk diri-Nya yang diletakkan di sisi-Nya, Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan kemurkaan-Ku. [HR. Muslim juz 4, hal. 2108]

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ اَنَّهُ قَالَ: قَدِمَ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ص بِسَبْىٍ فَاِذًا اِمْرَأَةٌ مِنَ السَّبْىِ تَبْتَغِى، اِذَا وَجَدَتْ صَبِيًّا فِى السَّبْىِ، اَخَذَتْهُ فَاَلْصَقَتْهُ بِبَطْنِهَا وَاَرْضَعَتْهُ. فَقَالَ لَنَا رَسُوْلُ اللهِ ص: اَتَرَوْنَ ه?ذِهِ الْمَرْأَةَ طَارِحَةً وَلَدَهَا فِى النَّارِ. قُلْنَا: لَا، وَ اللهِ، وَهِىَ تَقْدِرُ عَلَى اَنْ لَا تَطْرَحَهُ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لَلّ?هُ اَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ ه?ذِهِ بِوَلَدِهَا. مسلم 4: 2109
Dari 'Umar bin Al-Khaththab bahwasanya ia berkata : Pernah didatangkan tawanan kepada Rasulullah SAW. Tiba-tiba diantara tawanan itu ada seorang wanita yang mencari anaknya, ketika ia mendapati anak kecil dalam tawanan itu, lalu ia mengambilnya, membuainya dan menyusuinya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda kepada kami, "Apakah kalian mengira bahwa wanita itu tega melemparkan anaknya yang masih kecil ke dalam api ?". Kami (para shahabat) menjawab, "Demi Allah, tidak mungkin selama wanita itu mampu untuk tidak melemparkannya". Maka Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh, Allah lebih kasih sayang kepada para hamba-Nya daripada wanita itu kepada anaknya". [HR. Muslim juz 4, hal. 2109]

عَنْ اَبِى عُثْمَانَ النَّهْدِىّ عَنْ حَنْظَلَةَ اْلاُسَيّدِىّ قَالَ (وَكَانَ مِنْ كُتَّابِ رَسُوْلِ اللهِ ص) قَالَ: لَقِيَنِى اَبُو بَكْرٍ فَقَالَ: كَيْفَ اَنْتَ يَا حَنْظَلَةُ؟ قَالَ، قُلْتُ: نَافَقَ حَنْظَلَةُ. قَالَ: سُبْحَانَ اللهِ، مَا تَقُوْلُ؟ قَالَ، قُلْتُ: نَكُوْنُ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ ص يُذَكّرُنَا بِالنَّارِ وَالْجَنَّةِ حَتَّى كَاَنَّا رَأْىَ عَيْنٍ، فَاِذَا خَرَجْنَا مِنْ عِنْدِ رَسُوْلِ اللهِ ص عَافَسْنَا اْلاَزْوَاجَ وَاْلاَوْلاَدَ وَالضَّيْعَاتِ فَنَسِيْنَا كَثِيْرًا. قَالَ اَبُو بَكْرٍ: فَوَ اللهِ، اِنَّا لَنَلْقَى مِثْلَ ه?ذَا. فَانْطَلَقْتُ اَنَا وَاَبُو بَكْرٍ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ص. قُلْتُ: نَافَقَ حَنْظَلَةُ يَا رَسُوْلَ اللهِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: وَمَا ذَاكَ؟. قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، نَكُوْنُ عِنْدَكَ تُذَكّرُنَا بِالنَّارِ وَالْجَنَّةِ حَتَّى كَاَنَّا رَأْىَ عَيْنٍ، فَاِذَا خَرَجْنَا مِنْ عِنْدِكَ عَافَسْنَا اْلاَزْوَاجَ وَاْلاَوْلاَدَ وَالضَّيْعَاتِ نَسِيْنَا كَثِيْرًا. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، اِنْ لَوْ تَدُوْمُوْنَ عَلَى مَا تَكُوْنُوْنَ عِنْدِيْ وَفِى الذّكْرِ لَصَافَحَتْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ عَلَى فُرُشِكُمْ وَفِىْ طُرُقِكُمْ، وَل?كِنْ يَا حَنْظَلَةُ، سَاعَةً وَسَاعَةً. ثَلاَثَ مَرَّاتٍ. مسلم 4: 2106
Dari Abu 'Utsman An-Nahdiy, dari Handhalah Al-Usayyidi (Handhalah ini termasuk salah seorang penulis Rasulullah SAW) dia berkata : Abu Bakar bertemu denganku lalu ia bertanya, "Bagaimana kamu hai Handhalah ?". Aku (Handhalah) menjawab, "Handhalah telah berbuat munafiq". Abu Bakar berkata, "Subhaanallooh, apa maksud ucapanmu tadi hai Handhalah ?". Saya menjawab, "Ketika kami berada di sisi Rasulullah, beliau sering menerangkan kepada kami tentang siksa neraka dan ni'mat surga, kami sangat yaqin sehingga seolah-olah kami melihatnya dengan mata kepala. Akan tetapi, ketika kami keluar dari sisi Rasulullah, lalu kami sibuk dengan isteri, anak-anak kami dan pekerjaan, maka kami banyak melupakannya". Abu Bakar berkata, "Demi Allah, kamipun mengalami yang seperti itu". Lalu saya dan Abu Bakar pergi menghadap Rasulullah SAW. Aku berkata, "Ya Rasulullah, Handhalah telah berbuat munafiq". Rasulullah SAW bertanya, "Apa maksudmu, hai Handhalah ?".  Aku menjawab, "Ya Rasulullah, ketika kami berada di sisi engkau, ketika engkau menerangkan tentang siksa neraka dan ni'mat surga kepada kami, kami sangat yaqin seolah-olah kami betul-betul melihatnya dengan mata kepala. Akan tetapi, ketika kami telah keluar dari sisi engkau, lalu kami sibuk dengan isteri, anak-anak dan pekerjaan, maka kami banyak melupakannya". Maka Rasulullah SAW bersabda, "Demi Tuhan yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh seandainya kalian terus-menerus seperti ketika kalian berada di sisiku, dan tetap ingat (kepada Allah), tentu para malaikat akan menyalami kalian, baik di tempat-tempat tidur kalian, maupun di jalan-jalan. Tetapi wahai Handhalah, (bolehlah) sesaat dan sesaat". Beliau mengulangi kata-kata itu tiga kali. [HR. Muslim juz 4, hal. 2106]

عَنْ اَبِى عُثْمَانَ النَّهْدِىّ عَنْ حَنْظَلَةَ قَالَ: كُنَّا عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ ص فَوَعَظَنَا فَذَكَّرَ النَّارَ. قَالَ: ثُمَّ جِئْتُ اِلَى الْبَيْتِ فَضَاحَكْتُ الصّبْيَانَ وَلاَعَبْتُ الْمَرْأَةَ. قَالَ: فَخَرَجْتُ فَلَقِيْتُ اَبَا بَكْرٍ، فَذَكَرْتُ ذ?لِكَ لَهُ. فَقَالَ: وَاَنَا قَدْ فَعَلْتُ مِثْلَ مَا تَذْكُرُ. فَلَقِيْنَا رَسُوْلَ اللهِ ص، فَقُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، نَافَقَ حَنْظَلَةُ. فَقَالَ: مَهْ. فَحَدَّثْتُهُ بِالْحَدِيْثِ. فَقَالَ اَبُو بَكْرٍ: وَاَنَا قَدْ فَعَلْتُ مِثْلَ مَا فَعَلَ. فَقَالَ: يَا حَنْظَلَةُ، سَاعَةً وَسَاعَةً، وَلَوْ كَانَتْ تَكُوْنُ قُلُوْبُكُمْ كَمَا تَكُوْنُ عِنْدَ الذّكْرِ لَصَافَحَتْكُمُ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى تُسَلّمَ عَلَيْكُمْ فِى الطُّرُقِ. مسلم 4: 2107
Dari Abu 'Utsman An-Nahdiy dari Handhalah, ia berkata, "Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, beliau biasa mengingatkan kami dan menceritakan tentang neraka". Handhalah berkata, "Namun ketika aku sudah kembali ke rumah, lalu aku tertawa bersenang-senang bersama anak-anakku dan bermain-main bersama istri. Kemudian aku keluar dan bertemu dengan Abu Bakar, lalu aku ceritakan hal itu kepadanya". Abu Bakar berkata, "Akupun melakukan hal seperti itu". Lalu kami menemui Rasulullah SAW, maka aku berkata, "Ya Rasulullah, Handhalah telah berbuat munafiq". Beliau bertanya, "Apa yang kamu katakan ?". Maka aku pun menceritakan apa yang aku alami kepada beliau. Dan Abu Bakar pun berkata, "Akupun juga melakukan seperti yang dialami Handhalah itu". Maka Rasulullah SAW bersabda, "Wahai Handhalah, (bolehlah) sesaat dan sesaat. Dan seandainya keadaan hati kalian sebagaimana keadaan ketika mendengar nasehat bersamaku, niscaya para malaikat akan menyalami kalian, hingga di jalan-jalan". [HR. Muslim juz 4, hal. 2107]

Allah menerima taubat hamba-Nya apabila betul-betul bertaubat

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ اَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ اَتَتْ نَبِيَّ اللهِ ص وَ هِيَ حُبْلَى مِنَ الزّنَى، فَقَالَتْ: يَا نَبِيَّ اللهِ اَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ، فَدَعَا نَبِيُّ اللهِ ص وَلِيَّهَا فَقَالَ: اَحْسِنْ اِلَيْهَا، فَاِذَا وَضَعَتْ فَأْتِنِى بِهَا، فَفَعَلَ، فَاَمَرَبِهَا نَبِيُّ اللهِ ص فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ اَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا، فَقَالَ لَهُ عُمَرُ: تُصَلّى عَلَيْهَا يَا نَبِيَّ اللهِ وَ قَدْ زَنَتْ؟ فَقَالَ: لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِيْنَ مِنْ اَهْلِ الْمَدِيْنَةِ لَوَسِعَتْهُمْ، وَ هَلْ وَجَدْتَ اَفْضَلَ مِنْ اَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا ِللهِ تَعَالَى؟ مسلم 3: 1324
Dari Imran bin Hushain, bahwa ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Nabiyyullah SAW dalam keadaan hamil karena zina. Lalu ia berkata, Ya Nabiyyallah, saya telah berbuat pelanggaran, maka laksanakanlah hukuman itu atasku. Lalu Nabiyyullah SAW memanggil walinya, lalu bersabda, Peliharalah wanita ini dengan baik, dan jika ia telah melahirkan, maka bawalah ia kemari. Kemudian walinya itu mengerjakannya. Ketika wanita itu dibawa kepada Nabiyyullah SAW, lalu diperintahkan supaya pakaiannya diikat rapat-rapat, lalu diperintahkan untuk dirajam, kemudian wanita itu dirajam. Kemudian beliau menshalatkannya. Lalu Umar menegur Nabi SAW, Mengapa engkau menshalatkannya ya Nabiyyallah, sedang ia telah berzina ?. Jawab Nabiyyullah, Sungguh dia telah bertaubat, yang andaikata taubatnya itu dibagi kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya mencukupinya. Apakah kamu pernah mendapati orang yang lebih utama dari orang yang menyerahkan dirinya karena Allah Taaalaa ?. [HR. Muslim juz 3, hal. 1324].

عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ اَبِيْهِ قَالَ … ثُمَّ جَاءَتْهُ امْرَأَةٌ مِنْ غَامِدٍ مِنَ اْلاَزْدِ فَقَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ طَهّرْنِى، فَقَالَ: وَيْحَكِ ارْجِعِى فَاسْتَغْفِرِى اللهَ وَ تُوْبِى اِلَيْهِ، فَقَالَتْ: اَرَاكَ تُرِيْدُ اَنْ تُرَدّدَنِى كَمَا رَدَّدْتَ مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ، قَالَ: وَ مَا ذَاكِ؟ قَالَتْ: اِنَّهَا حُبْلَى مِنَ الزّنَى، فَقَالَ: آنْتِ؟ قَالَتْ: نَعَمْ. فَقَالَ لَهَا: حَتَّى تَضَعِى مَا فِى بَطْنِكِ، قَالَ: فَكَفَلَهَا رَجُلٌ مِنَ اْلاَنْصَارِ حَتَّى وَضَعَتْ، قَالَ: فَأَتَى النَّبِيَّ ص فَقَالَ: قَدْ وَضَعَتِ اْلغَامِدِيَّةُ، فَقَالَ: اِذًا لاَ نَرْجُمَهَا وَ نَدَعَ وَلَدَهَا صَغِيْرًا لَيْسَ لَـهُ مَنْ يُرْضِعُهُ، فَقَامَ رَجُلٌ مِنَ اْلاَنْصَارِ فَقَالَ: اِلَيَّ رَضَاعُهُ يَا نَبِيَّ اللهِ، قَالَ: فَرَجَمَهَا. مسلم 3: 1322
Dari Sulaiman bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata : ……kemudian datang (kepada Nabi SAW) seorang wanita dari Ghamid dari suku Al-Azdi, lalu ia berkata, Ya Rasulullah, bersihkanlah saya. Nabi SAW bersabda, Celaka engkau, kembalilah dan mohon ampunlah kepada Allah serta bertaubatlah kepada-Nya. Lalu wanita itu berkata, Saya menduga engkau meragukanku sebagaimana engkau meragukan Maiz bin Malik. Kemudian Nabi SAW bertanya, Apakah yang engkau maksud ?. Wanita itu menjawab, Sesungguhnya ia kini telah hamil karena berzina. Nabi SAW bertanya lagi, Engkau sendiri ? Ia menjawab, Ya. Kemudian Nabi SAW bersabda, (Tunggulah) hingga engkau melahirkan anak yang dalam kandunganmu. Buraidah berkata, Lalu wanita itu diasuh oleh seorang laki-laki Anshar sampai ia melahirkan. Buraidah berkata, Kemudian laki-laki Anshar itu datang kepada Nabi SAW untuk memberitahukan bahwa wanita Ghamidiyah tersebut telah melahirkan. Maka jawab Nabi SAW, Kalau begitu kita tidak merajamnya dulu, biarkan anaknya yang masih kecil (disusui) dulu, karena tidak ada yang menyusuinya. (Setelah anak itu disapih), lalu ada seorang laki-laki Anshar yang berdiri seraya berkata, Serahkan saja kepadaku tentang pengasuhan anak itu, ya Nabiyallah. Buraidah berkata, Lalu beliau merajamnya. [HR. Muslim juz 3, hal. 1322].

عَنْ بُرَيْدَةَ قَالَ:… فَجَاءَتِ الْغَامِدِيَّةُ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ اِنّي قَدْ زَنَيْتُ فَطَهّرْنِي. وَ اِنَّهُ رَدَّهَا. فَلَمَّا كَانَ الْغَدُ قَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ لِمَ تَرُدُّنِي؟ لَعَلَّكَ اَنْ تَرُدَّنِي كَمَا رَدَدْتَ مَاعِزًا. فَوَ اللهِ اِنّي لَحُبْلَى. قَالَ: اِمَّا لاَ، فَاذْهَبِي حَتَّى تَلِدِيْ. فَلَمَّا وَلَدَتْ اَتَتْهُ بِالصَّبِيّ فِي خِرْقَةٍ قَالَتْ: ه?ذَا قَدْ وَلَدْتُهُ. قَالَ: اذْهَبِي فَاَرْضِعِيْهِ حَتَّى تَفْطِمِيْهِ. فَلَمَّا فَطَمَتْهُ اَتَتْهُ بِالصَّبِيّ فِي يَدِهِ كِسْرَةُ خُبْزٍ فَقَالَتْ: ه?ذَا يَا نَبِيَّ اللهِ قَدْ فَطَمْتُهُ وَ قَدْ اَكَلَ الطَّعَامَ. فَدَفَعَ الصَّبِيَّ اِلَى رَجُلٍ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ ثُمَّ اَمَرَ بِهَا فَحُفِرَ لَهَا اِلَى صَدْرِهَا وَ اَمَرَ النَّاسَ فَرَجَمُوْهَا فَيُقْبِلُ خَالِدُ بْنُ اْلوَلِيْدِ بِحَجَرٍ فَرَمَى رَأْسَهَا فَتَنَضَّحَ الدَّمُ عَلَى وَجْهِ خَالِدٍ فَسَبَّهَا فَسَمِعَ نَبِيُّ اللهِ ص سَبَّهُ اِيَّاهَا فَقَالَ: مَهْلًا يَا خَالِدُ، فَوَالَّذِي نَفْسِيْ بِيَدِهِ، لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ تَابَهَا صَاحِبُ مَكْسٍ لَغُفِرَ لَهُ، ثُمَّ اَمَرَ بِهَا فَصَلَّى عَلَيْهَا وَدُفِنَتْ. مسلم 3: 1323
Dari Buraidah, ia berkata : .. kemudian wanita Ghamidiyah itu datang kepada Nabi SAW dan berkata, Ya Rasulullah, sesungguhnya aku telah berzina, maka bersihkanlah diriku. Nabi SAW menolaknya. Setelah hari berIkutnya wanita itu datang lagi dan berkata, Ya Rasulullah, mengapa engkau menolakku ? Mungkin engkau menolakku sebagaimana engkau menolak kepada Maiz, demi Allah, sungguh aku ini telah hamil. Nabi SAW besabda, Jika kamu tidak mau menerima, maka pulanglah sehingga engkau melahirkan. Setelah wanita itu melahirkan, lalu datang lagi kepada Nabi SAW dengan membawa bayinya di dalam kain. Wanita itu berkata, Ini aku telah melahirkan anak. Nabi SAW bersabda, Pergilah dan susuilah dia, sehingga engkau menyapihnya. Setelah wanita itu menyapihnya, lalu ia datang lagi kepada Nabi SAW dengan membawa anaknya yang memegang sepotong roti. Wanita itu berkata, Ya Nabiyyallah, ini anakku, saya telah menyapihnya, dan ia sudah bisa memakan makanan. Lalu Nabi SAW menyerahkan anak itu kepada seorang laki-laki dari kaum muslimin. Kemudian beliau menyuruh supaya wanita itu dirajam. Lalu wanita itu ditanam sampai ke dadanya, dan beliau memerintahkan kepada para shahabat untuk merajamnya. Lalu Khalid bin Walid datang dengan membawa batu, lalu melempar kepalanya sehingga darahnya mengenai wajah Khalid. Lalu Khalid mencaci wanita itu. Setelah Nabi SAW mendengar cacian Khalid kepada wanita itu, beliau bersabda, Tenang wahai Khalid, demi Tuhan yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh wanita ini telah bertaubat, padahal seandainya ada seorang penipu yang bertaubat tentu akan diampuni. Kemudian Nabi SAW memerintahkan supaya jenazah wanita itu dirawat. Lalu beliau menshalatkannya, kemudian jenazah wanita itu diqubur. [HR. Muslim juz 3, hal. 1323]

Bersambung ………


Demo Blog NJW V2 Updated at: 00:21

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan Akun Google+. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup, minta kunjungan balik, & nama blog) otomatis tidak akan muncul. Pertanyaan OOT silakan di Halaman Ruang Konsultasi. Jika menginginkan Link Tinggalkan alamat Email, Sebelum bertanya, Cari Dulu di Kotak Pencarian! Thx