Jaminan 100%

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Akan hidup terus setelah mati

“Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” .

Free Consultations

Konsultasi gratis di halaman Konsultasi. Konsultasi via email abuhening@gmail.com hanya untuk Layanan klien.

Al-Qoyyuum (Maha Berdiri sendiri), Al-Haliim (Maha Penyantun), Al-Kariim, Al-Akram (Maha Mulia), Al-'Afwu (Maha Pema'af)

Posted by

Al-Qoyyuum (Maha Berdiri sendiri, senantiasa mengurus makhluq-Nya), Al-Haliim (Maha Penyantun), Al-Kariim, Al-Akram (Maha Mulia), Al-'Afwu (Maha Pema'af)

Islam Agama Tauhid (ke-52)
Diantara nama (sifat-sifat) Allah yang menunjukkan bahwa Allah Maha Pemelihara dan Yang Mengatur semesta alam (2)
3. Al-Qoyyuum (Maha Berdiri sendiri, senantiasa mengurus makhluq-Nya)

اللهُ لآَ اِلهَ اِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ، لاَ تَأْخُذُه سِنَةٌ وَّلاَ نَوْمٌ، لَه مَا فِي السَّموتِ وَمَا فِي اْلاَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَه اِلاَّ بِاِذْنِه، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مّنْ عِلْمِه اِلاَّ بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّموتِ وَاْلاَرْضَ، وَلاَ يَئُوْدُه حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. البقرة: 255
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluq-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa idzin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. [QS. Al-Baqarah : 255]

الـمّ(1) اَللهُ لآَ اِلهَ اِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ(2) ال عمران: 1-2
Alif laam miim (1)
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluq-Nya. (2) [QS. Ali 'Imraan : 1-2]

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِه عِلْمًا(110) وَعَنَتِ الْوُجُوْهُ لِلْحَيّ الْقَيُّوْمِ، وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا(111) طه: 110-111
Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya. (110)
Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluq-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kedhaliman. (111) [QS. Thaahaa : 110-111]

4. Al-Haliim (Maha Penyantun)

اِنَّ اللهَ يُمْسِكُ السَّموتِ وَ اْلاَرْضَ اَنْ تَزُوْلاَ، وَلَئِنْ زَالَتَآ اِنْ اَمْسَكَهُمَا مِنْ اَحَدٍ مّنْ بَعْدِه، اِنَّه كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا. فاطر: 41
Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. [QS. Faathir : 41]

قُلْ لَّوْ كَانَ مَعَه الِـهَةٌ كَمَا يَقُوْلُوْنَ اِذًا لاَّبْتَغَوْا اِلى ذِي الْعَرْشِ سَبِيْلاً(42) سُبْحنَه وَ تَعَالى عَمَّا يَقُوْلُوْنَ عُلُوًّا كَبِيْرًا(43) تُسَبّحُ لَه السَّموتُ السَّبْعُ وَ اْلاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَ اِنْ مّنْ شَيْءٍ اِلاَّ يُسَبّحُ بِحَمْدِه وَلكِنْ لاَّ تَفْقَهُوْنَ تَسْبِيْحَهُمْ، اِنَّه كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا(44) الاسراء: 42-44
Katakanlah, "Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai 'Arsy". (42)
Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang sebesar-besarnya. (43)
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (44) [QS. Al-Israa' : 42-44]

ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تَسْئَلُوْا عَنْ اَشْيَآءَ اِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ، وَ اِنْ تَسْئَلُوْا عَنْهَا حِيْنَ يُنَزَّلُ الْقُرْانُ تُبْدَ لَكُمْ، عَفَا اللهُ عَنْهَا، وَ اللهُ غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ(101) قَدْ سَاَلَهَا قَوْمٌ مّنْ قَبْلِكُمْ ثُمَّ اَصْبَحُوْا بِهَا كفِرِيْنَ(102) المائدة: 101-102
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu, niscaya menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al-Qur'an itu sedang diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu. Allah mema'afkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (101)
Sesungguhnya telah ada segolongan manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang serupa itu (kepada Nabi mereka), kemudian mereka tidak percaya kepadanya. (102) [QS. Al-Maaidah : 101-102]

وَ الَّذِيْنَ هَاجَرُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللهِ ثُمَّ قُتِلُوْآ اَوْ مَاتُوْا لَيَرْزُقَنَّهُمُ اللهُ رِزْقًا حَسَنًا، وَ اِنَّ اللهَ لَهُوَ خَيْرُ الرّزِقِيْنَ(58) لَيُدْخِلَنَّهُمْ مُدْخَلاً يَّرْضَوْنَه، وَ اِنَّ اللهَ لَعَلِيْمٌ حَلِيْمٌ(59) الحج: 58-59
Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezqi yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezqi. (58)
Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. (59) [QS. Al-Hajj : 58-59]

اِنَّ الَّذِيْنَ تَوَلَّوْا مِنْكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ اِنَّمَا اسْتَزَلَّهُمُ الشَّيْطنُ بِبَعْضِ مَا كَسَبُوْا، وَلَقَدْ عَفَا اللهُ عَنْهُمْ، اِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ. آل عمران: 155
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling diantaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaithan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi ma'af kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. [QS. Ali 'Imraan : 155]
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ ثُمَّ لاَ يُتْبِعُوْنَ مَآ اَنْفَقُوْا مَنًّا وَّلاَ اَذًى لَّهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبّهِمْ وَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُوْنَ(262) قَوْلٌ مَّعْرُوْفٌ وَّ مَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مّنْ صَدَقَةٍ يَّتْبَعُهَآ اَذًى، وَ اللهُ غَنِيٌّ حَلِيْمٌ(263) البقرة: 262-263
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (262)
Perkataan yang baik dan pemberian ma'af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. (263) [QS. Al-Baqarah : 262-263]

اِنْ تُقْرِضُوا اللهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضعِفْهُ لَكُمْ وَ يَغْفِرْ لَكُمْ، وَ اللهُ شَكُوْرٌ حَلِيْمٌ(17) علِمُ الْغَيْبِ وَ الشَّهَادَةِ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ(18) التغابن: 17-18
Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. (17)
Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (18) [QS. At-Taghaabun : 17-18)

5. Al-Kariim, Al-Akram (Maha Mulia)

ياَيُّهَا اْلاِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبّكَ الْكَرِيْمِ(6) الَّذِيْ خَلَقَكَ فَسَوّكَ فَعَدَلَكَ(7) فِيْ اَيّ صُوْرَةٍ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ(8) كَلاَّ بَلْ تُكَذّبُوْنَ بِالدّيْنِ(9) الانفطار: 6-9
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. (6)
Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang, (7)
dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuh-mu. (8)
Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan. (9) [QS. Al-Infithaar : 6-9]

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبّكَ الَّذِيْ خَلَقَ(1) خَلَقَ اْلانْسَانَ مِنْ عَلَقٍ(2) اِقْرَأْ وَرَبُّكَ اْلاَكْرَمُ(3) الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِ(4) عَلَّمَ اْلاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ(5) العلق: 1-5
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, (1)
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (2)
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia, (3)
Yang mengajar (manusia) dengan  perantaraan qalam. (4)
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (5) [QS. Al-'Alaq : 1-5]
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ(26) وَيَبْقى وَجْهُ رَبّكَ ذُو الْجَللِ وَ اْلاِكْرَامِ(27) الرحمن: 26-27
Semua yang ada di bumi itu akan binasa. (26)
Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. (27) [QS. Ar-Rahmaan : 26-27]

تَبرَكَ اسْمُ رَبّكَ ذِي الْجَللِ وَ اْلاِكْرَامِ. الرحمن: 78
Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia. [QS. Ar-Rahmaan : 78]

6. Al-'Afwu (Maha Pema'af)

وَهُوَ الَّذِيْ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِه وَ يَعْفُوْا عَنِ السَّيّاتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ(25) وَ يَسْتَجِيْبُ الَّذِيْنَ امَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّلِحتِ وَ يَزِيْدُهُمْ مّنْ فَضْلِه، وَ الْكفِرُوْنَ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ(26) الشورى: 25-26
Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan mema'afkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, (25)
dan Dia memperkenankan (do'a) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang shalih dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka adzab yang sangat keras. (26) [QS. Asy-Syuuraa : 25-26]

وَمَآ اَصَابَكُمْ مّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَ يَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ. الشورى: 30
Dan apasaja mushibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah mema'afkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). [QS. Asy-Syuuraa : 30]

وَمِنْ ايتِهِ الْجَوَارِ فِي الْبَحْرِ كَاْلاَعْلاَمِ(32) اِنْ يَّشَأْ يُسْكِنِ الرّيْحَ فَيَظْلَلْنَ رَوَاكِدَ عَلى ظَهْرِه، اِنَّ فِيْ ذلِكَ لايتٍ لّكُلّ صَبَّارٍ شَكُوْرٍ(33) اَوْ يُوْبِقْهُنَّ بِمَا كَسَبُوْا وَيَعْفُ عَنْ كَثِيْرٍ(34) الشورى: 32-34
Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar) di laut seperti gunung-gunung. (32)
Jika Dia menghendaki Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan) -Nya bagi setiap orang yang banyak bershabar dan banyak bersyukur, (33)
atau kapal-kapal itu dibinasakan-Nya karena perbuatan mereka, dan Dia memberi ma'af sebagian besar (dari mereka). (34) [QS. Asy-Syuuraa : 32-34]

اِنَّ الَّذِيْنَ تَوَفّيهُمُ الْمَلئِكَةُ ظَالِمِيْ اَنْفُسِهِمْ قَالُوْا فِيْمَ كُنْتُمْ، قَالُوْا كُنَّا مُسْتَضْعَفِيْنَ فِي اْلاَرْضِ، قَالُوْآ اَلَمْ تَكُنْ اَرْضُ اللهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوْا فِيْهَا، فَاُولئِكَ مَأْويهُمْ جَهَنَّمُ، وَسَآءَتْ مَصِيْرًا(97) اِلاَّ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الرّجَالِ وَ النّسَآءِ وَ الْوِلْدَانِ لاَ يَسْتَطِيْعُوْنَ حِيْلَةً وَّلاَ يَهْتَدُوْنَ سَبِيْلاً(98) فَاُولئِكَ عَسَى اللهُ اَنْ يَّعْفُوَ عَنْهُمْ، وَ كَانَ اللهُ عَفُوًّا غَفُوْرًا(99) النساء: 97-99
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya, "Dalam keadaan bagaimana kamu ini ?". Mereka menjawab, "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)". Para malaikat berkata, "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu ?". Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali, (97)
kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita atau pun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah), (98)
mereka itu, mudah-mudahan Allah mema'afkannya. Dan adalah Allah Maha Pema'af lagi Maha Pengampun. (99) [QS. An-Nisaa' : 97-99]

لاَ يُحِبُّ اللهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلاّ مَنْ ظُلِمَ، وَ كَانَ اللهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا(148) اِنْ تُبْدُوْا خَيْرًا اَوْ تُخْفُوْهُ اَوْ تَعْفُوْا عَنْ سُوْءٍ فَاِنَّ اللهَ كَانَ عَفُوًّا قَدِيْرًا(149) النساء: 148-149
Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (148)
Jika kamu menyatakan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau mema'afkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Kuasa. (149) [QS. An-Nisaa' : 148-149]

ذلِكَ وَ مَنْ عَاقَبَ بِمِثْلِ مَا عُوْقِبَ بِه ثُمَّ بُغِيَ عَلَيْهِ لَيَنْصُرَنَّهُ اللهُ، اِنَّ اللهَ لَعَفُوٌّ غَفُوْرٌ. الحج:60
Demikianlah, dan baragsiapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya lagi, pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pema'af lagi Maha Pengampun. [QS. Al-Hajj : 60]
Bersambung…….


Demo Blog NJW V2 Updated at: 03:01

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan Akun Google+. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup, minta kunjungan balik, & nama blog) otomatis tidak akan muncul. Pertanyaan OOT silakan di Halaman Ruang Konsultasi. Jika menginginkan Link Tinggalkan alamat Email, Sebelum bertanya, Cari Dulu di Kotak Pencarian! Thx