Jaminan 100%

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Akan hidup terus setelah mati

“Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” .

Free Consultations

Konsultasi gratis di halaman Konsultasi. Konsultasi via email abuhening@gmail.com hanya untuk Layanan klien.

19 Allah Tuhan Pemilik dan Pemelihara semesta alam (3)

Posted by


tauhid
Islam Agama Tauhid (ke-19)

وَ جَعَلُوْا ِللهِ شُرَكَآءَ اْلجِنَّ وَ خَلَقَهُمْ وَ خَرَقُوْا لَه بَنِيْنَ وَ بَنتٍ بِغَيْرِ عِلْمٍ، سُبْحنَه وَ تَعلى عَمَّا يَصِفُوْنَ(100) بَدِيْعُ السَّموتِ وَ اْلارْضِ، اَنّى يَكُوْنُ لَه وَلَدٌ وَّ لَمْ تَكُنْ لَّه صَاحِبَةٌ، وَ خَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ، وَ هُوَ بِكُلّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ(101) ذلِكُمُ اللهُ رَبُّكُمْ، لآَ اِلهَ اِلاَّ هُوَ، خَالِقُ كُلّ شَيْءٍ فَاعْبُدُوْهُ، وَ هُوَ عَلى كُلّ شَيْءٍ وَّكِيْلٌ(102) لاَ تُدْرِكُهُ اْلاَبْصَارُ وَ هُوَ يُدْرِكُ اْلاَبْصَارَ، وَ هُوَ اللَّطِيْفُ اْلخَبِيْرُ(103) الانعام: 100-103

Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan. (100)
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (101)
(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. (102)
Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan, dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (103) [QS. Al-Anaam  : 100-103]

وَ مَا اخْتَلَفْتُمْ فِيْهِ مِنْ شَيْءٍ فَحُكْمُه اِلَى اللهِ، ذلِكُمُ اللهُ رَبّيْ عَلَيْهِ تَوَكّلْتُ وَ اِلَيْهِ اُنِيْبُ(10) فَاطِرُ السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ، جَعَلَ لَكُمْ مّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا وَّ مِنَ اْلاَنْعَامِ اَزْوَاجًا، يَذْرَؤُكُمْ فِيْهِ، لَيْسَ كَمِثْلِه شَيْءٌ، وَهُوَ السّمِيْعُ الْبَصِيْرُ(11) لَه مَقَالِيْدُ السَّموتِ وَاْلاَرْضِ، يَبْسُطُ الرّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ وَ يَقْدِرُ، اِنَّه بِكُلّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ(12) الشورى:  

Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nya lah aku kembali. (10)
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (11)
Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (12) [QS. Asy-Syuuraa : 10-12]

لَوْ اَرَادَ اللهُ اَنْ يَّتَّخِذَ وَلَدًا لاَّصْطَفى مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ سُبْحنَه، هُوَ اللهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ(4) خَلَقَ السَّموتِ وَ اْلاَرْضَ بِاْلحَقّ، يُكَوّرُ الَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَ يُكَوّرُ النَّهَارَ عَلَى الَّيْلِ وَ سَخَّرَ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ، كُلٌّ يَّجْرِيْ ِلاَجَلٍ مُّسَمًّى، اَلاَ هُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ(5) خَلَقَكُمْ ِمّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَ اَنْزَلَ لَكُمْ ِمّنَ اْلاَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ اَزْوَاجٍ، يَخْلُقُكُمْ فِيْ بُطُوْنِ اُمَّهتِكُمْ خَلْقًا ِمّنْ بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمتٍ ثَلثٍ، ذلِكُمُ اللهُ رَبُّكُمْ، لَهُ الْمُلْكُ، لآَ اِلهَ اِلاَّ هُوَ، فَاَنّى تُصْرَفُوْنَ(6) الزمر: 4-6

Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dia-lah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (4)
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (5)
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? (6) [QS. Az-Zumar : 4-6]
Keterangan :
a.  yang dimaksud dengan delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak, ialah sepasang domba, sepasang kambing, sepasang unta dan sepasang lembu.
b.  yang dimaksud dalam tiga kegelapan, ialah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim,

قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبّ الْعلَمِيْنَ(23) قَالَ رَبُّ السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ وَ مَا بَيْنَهُمَا، اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ(24) قَالَ لِمَنْ حَوْلَه اَلاَ تَسْتَمِعُوْنَ(25) قَالَ رَبُّكُمْ وَ رَبُّ ابَآئِكُمُ اْلاَوَّلِيْنَ(26) قَالَ اِنَّ رَسُوْلَكُمُ الَّذِيْ اُرْسِلَ اِلَيْكُمْ لَمَجْنُوْنٌ(27) قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَ الْمَغْرِبِ وَ مَا بَيْنَهُمَا، اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ(28) قَالَ لَئِنِ اتَّخَذْتَ اِلَهًا غَيْرِيْ َلاَجْعَلَنَّكَ مِنَ اْلمَسْجُوْنِيْنَ(29) قَالَ اَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُّبِيْنٍ(30) الشعراء: 23-30

Firaun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?" (23)
Musa menjawab: "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya. (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya". (24)
Berkata Firaun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?" (25)
Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu". (26)
Firaun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila". (27)
Musa berkata, "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada diantara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal. (28)
Firaun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan". (29)
Musa berkata: "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendati pun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?" (30). [QS. Asy-Syuaraa : 23-30]

قَالَ فَأْتِ بِه اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّدِقِيْنَ(31) فَاَلْقى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِيْنٌ(32) وَ نَزَعَ يَدَه فَاِذَا هِيَ بَيْضَآءُ لِلنّظِرِيْنَ(33) قَالَ لِلْمَلاِ حَوْلَه اِنَّ هذَا لَسحِرٌ عَلِيْمٌ(34) يُرِيْدُ اَنْ يُّخْرِجَكُمْ مّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِه فَمَاذَا تَأْمُرُوْنَ(35) قَالُوْآ اَرْجِهْ وَ اَخَاهُ وَابْعَثْ فِى اْلمَدَآئِنِ حشِرِيْنَ(36) يَأْتُوْكَ بِكُلّ سَحَّارٍ عَلِيْمٍ(37) الشعراء: 31-37

Firaun berkata: "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar". (31)
Maka Musa melemparkan tongkatnya, yang tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata. (32)
Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya. (33)
Firaun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada di sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, (34)
ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?" (35)
Mereka menjawab: "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), (36)
niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu'. (37) [QS. Asy-Syuaraa : 31-37]

فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ(38) وَ قِيْلَ لِلنَّاسِ هَلْ اَنْتُمْ مُّجْتَمِعُوْنَ(39) لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ اِنْ كَانُوْا هُمُ الْغلِبِيْنَ(40) فَلَمَّا جَآءَ السَّحَرَةُ قَالُوْا لِفِرْعَوْنَ اَئِنَّ لَنَا َلاَجْرًا اِنْ كُنَّا نَحْنُ اْلغلِبِيْنَ(41) قَالَ نَعَمْ وَ اِنَّكُمْ اِذًا لَّمِنَ اْلمُقَرَّبِيْنَ(42) قَالَ لَهُمْ مُّوْسى اَلْقُوْا مَآ اَنْتُمْ مُّلْقُوْنَ(43) فَاَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَ عِصِيَّهُمْ وَ قَالُوْا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ اِنَّا لَنَحْنُ اْلغَالِبُوْنَ(44) فَاَلْقى مُوْسى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُوْنَ(45) فَاُلْقِيَ السَّحَرَةُ سجِدِيْنَ(46) قَالُوْآ امَنَّا بِرَبّ اْلعلَمِيْنَ(47) رَبّ مُوْسى وَ هرُوْنَ(48) الشعرآء: 38-48

Lalu dikumpulkanlah ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di hari yang maklum, (38)
dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian. (39)
semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang" (40)
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, mereka bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?" (41)
Firaun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)". (42)
Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan". (43)
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Firaun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang". (44)
Kemudian Musa melemparkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu. (45)
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah). (46)
mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (47)
(yaitu) Tuhan Musa dan Harun". (48) [QS. Asy-Syuaraa : 38-48]
Keterangan :
Yang dimaksud, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu, ialah tali-temali dan tongkat-tongkat yang dilemparkan ahli sihir itu, yang terbayang seolah-olah menjadi ular, semuanya ditelan oleh tongkat Musa yang benar-benar menjadi ular.

قَالَ امَنْتُمْ لَه قَبْلَ اَنْ اذَنَ لَكُمْ، اِنَّه لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السّحْرَ، فَلَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ، َلاقَطّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَ اَرْجُلَكُمْ مّنْ خِلاَفٍ وَّ َلاُصَلّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَ(49) قَالُوْا لاَ ضَيْرَ اِنَّآ اِلى رَبّنَا مُنْقَلِبُوْنَ(50) اِنَّا نَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطينَآ اَنْ كُنَّآ اَوَّلَ الْمُؤْمِنِيْنَ(51) الشعراء: 49-51

Firaun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya". (49)
Mereka berkata: "Tidak ada kemudaratan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami, (50)
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman". (51) [QS. Asy-Syuaraa : 49-51]


Demo Blog NJW V2 Updated at: 23:26

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan Akun Google+. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup, minta kunjungan balik, & nama blog) otomatis tidak akan muncul. Silahkan di Copy dan di Share kalau di rasa bermanfaat tidak perlu izin. Jika menginginkan Link Tinggalkan alamat Email, Sebelum bertanya, Cari Dulu di Kotak Pencarian! Thx