Jaminan 100%

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Akan hidup terus setelah mati

“Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” .

Free Consultations

Konsultasi gratis di halaman Konsultasi. Konsultasi via email abuhening@gmail.com hanya untuk Layanan klien.

26 Allah Maha Mengetahui (4)

Posted by


tauhid
Islam Agama Tauhid (ke-26)

اَللهُ نُوْرُ السَّموتِ وَ اْلارْضِ، مَثَلُ نُوْرِه كَمِشْكوةٍ فِيْهَا مِصْبَاحٌ، اْلمِصْبَاحُ فِيْ زُجَاجَةٍ، الزُّجَاجَةُ كَاَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرّيٌّ يُّوْقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبرَكَةٍ زَيْتُوْنَةٍ لاَّ شَرْقِيَّةٍ وَّ لاَ غَرْبِيَّةٍ يَّكَادُ زَيْتُهَا يُضِيْءُ وَ لَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ، نُوْرٌ عَلى نُوْرٍ، يَهْدِى اللهُ لِنُوْرِه مَنْ يَّشَآءُ، وَ يَضْرِبُ اللهُ اْلاَمْثَالَ لِلنَّاسِ، وَ اللهُ بِكُلّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ. النور: 35

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [QS. An-Nuur : 35]

لآَ اِكْرَاهَ فِى الدّيْنِ، قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيّ، فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَ يُؤْمِنْ بِاللهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقى لاَ انْفِصَامَ لَهَا، وَ اللهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ(256) اَللهُ وَلِيُّ الَّذِيْنَ امَنُوْا يُخْرِجُهُمْ ِمّنَ الظُّلُمتِ اِلَى النُّوْرِ، وَ الّذِيْنَ كَفَرُوْآ اَوْلِيَآؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ يُخْرِجُوْنَهُمْ ِمّنَ النُّوْرِ اِلَى الظُّلُمتِ، اُولئِكَ اَصْحبُ النَّارِ، هُمْ فِيْهَا خلِدُوْنَ(257) البقرة: 256-257

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (256)
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaithan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (257) [QS. Al-Baqarah : 256-257]

وَ مَنْ يُّسْلِمْ وَجْهَه اِلَى اللهِ وَ هُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقى، وَ اِلَى اللهِ عَاقِبَةُ اْلامُوْرِ(22) وَ مَنْ كَفَرَ فَلاَ يَحْزُنْكَ كُفْرُه، اِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ فَنُنَبّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوْا، اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ(23) نُمَتّعُهُمْ قَلِيْلاً ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ اِلى عَذَابٍ غَلِيْظٍ(24) وَ لَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّموتِ وَ اْلاَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللهُ، قُلِ اْلحَمْدُ ِللهِ، بَلْ اَكْثَرُهُمْ لاَ يَعْلَمُوْنَ(25) ِللهِ مَا فِى السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ، اِنَّ اللهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ(26) لقمان: 22-26

Dan barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. (22)
Dan barang siapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. Hanya kepada Kami-lah mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (23)
Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras. (24)
Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah". Katakanlah: "Segala puji bagi Allah"; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (25)
Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (26) [QS. Luqmaan : 22-26]

وَ لَئِنْ سَاَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السّموتِ وَ اْلاَرْضَ لَيَقُوْلُنَّ خَلَقَهُنَّ الْعَزِيْزُ الْعَلِيْمُ(9) الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ اْلاَرْضَ مَهْدًا وَّ جَعَلَ لَكُمْ فِيْهَا سُبُلاً لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ(10) الزخرف: 9-10

Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka akan menjawab: "Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui". (9)
Yang menjadikan bumi untuk kamu sebagai tempat menetap dan Dia membuat jalan-jalan di atas bumi untuk kamu supaya kamu mendapat petunjuk. (10) [QS. Az-Zukhruf : 9-10]

قُلْ ياَيُّهَا الَّذِيْنَ هَادُوْآ اِنْ زَعَمْتُمْ اَنَّكُمْ اَوْلِيَآءُ ِللهِ مِنْ دُوْنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا اْلمَوْتَ اِنْ كُنْتُمْ صدِقِيْنَ(6) وَ لاَ يَتَمَنَّوْنَه اَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْهِمْ، وَ اللهُ عَلِيْمٌ بِالظّلِمِيْنَ(7) قُلْ اِنَّ اْلمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّه مُلقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلى عَالِمِ الْغَيْبِ وَ الشَّهَادَةِ فَيُنَبّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ(8) الجمعة: 6-8

Katakanlah, "Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar". (6)
Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang dhalim. (7)
Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (8) [QS. Al-Jumuah : 6-8]

قُلْ اِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ اْلاخِرَةُ عِنْدَ اللهِ خَالِصَةً ِمّنْ دُوْنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ اِنْ كُنْتُمْ صدِقِيْنَ(94) وَ لَنْ يَّتَمَنَّوْهُ اَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْهِمْ، وَ اللهُ عَلِيْمٌ بِالظّلِمِيْنَ(95) وَ لَتَجِدَنَّهُمْ اَحْرَصَ النَّاسِ عَلى حَيوةٍ وَّ مِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا، يَوَدُّ اَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ اَلْفَ سَنَةٍ، وَ مَا هُوَ بِمُزَحْزِحِه مِنَ الْعَذَابِ اَنْ يُّعَمَّرَ، وَ اللهُ بَصِيْرٌ بِمَا يَعْمَلُوْنَ(96) البقرة: 94-96

Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian (mu), jika kamu memang benar. (94)
Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri). Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya. (95)
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (96) [QS. Al-Baqarah : 94-96]

قُوْلُوْآ امَنَّا بِاللهِ وَ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَ مَآ اُنْزِلَ اِلى اِبْرهِيْمَ وَ اِسْمعِيْلَ وَ اِسْحقَ وَ يَعْقُوْبَ وَ اْلاَسْبَاطِ وَ مَآ اُوْتِيَ مُوْسى وَ عِيْسى وَ مَآ اُوْتِيَ النَّبِيُّوْنَ مِنْ رَّبّهِمْ، لاَ نُفَرّقُ بَيْنَ اَحَدٍ ِمّنْهُمْ وَ نَحْنُ لَه مُسْلِمُوْنَ(136) فَاِنْ امَنُوْا بِمِثْلِ مَآ امَنْتُمْ بِه فَقَدِ اهْتَدَوْا، وَ اِنْ تَوَلَّوْا فَاِنَّمَا هُمْ فِيْ شِقَاقٍ، فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ، وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(137) البقرة: 136-137

Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (136)
Maka jika mereka beriman kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (137) [QS. Al-Baqarah : 136-137]

قُلْ اَتَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللهِ مَا لاَ يَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَّ لاَ نَفْعًا، وَ اللهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(76) قُلْ ياَهْلَ الْكِتبِ لاَ تَغْلُوْا فِيْ دِيْنِكُمْ غَيْرَ اْلحَقّ وَ لاَ تَتَّبِعُوْآ اَهْوَآءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوْا مِنْ قَبْلُ وَ اَضَلُّوْا كَثِيْرًا وَّ ضَلُّوْا عَنْ سَوَآءِ السَّبِيْلِ(77) المائدة: 76-77

Katakanlah: "Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudlarat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?" Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (76)
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus." [QS. Al-Maaidah : 76-77]

الَّذِيْنَ امَنُوْا وَ لَمْ يَلْبِسُوْآ اِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ اُولئِكَ لَهُمُ اْلامْنُ وَ هُمْ مُّهْتَدُوْنَ(82) وَ تِلْكَ حُجَّتُنَآ اتَيْنهَآ اِبْرهِيْمَ عَلى قَوْمِه، نَرْفَعُ دَرَجتٍ مَّنْ نَّشَآءُ، اِنَّ رَبَّكَ حَكِيْمٌ عَلِيْمٌ(83) الانعام: 82-83

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kedhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (82)
Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (83) [QS. Al-Anaam : 82-83]

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللهَ يُسَبّحُ لَه مَنْ فِي السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ وَ الطَّيْرُ صفّتٍ، كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلاتَه وَ تَسْبِيْحَه، وَ اللهُ عَلِيْمٌ بِمَا يَفْعَلُوْنَ(41) وَ ِللهِ مُلْكُ السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ، وَ اِلَى اللهِ الْمَصِيْرُ(42) اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللهَ يُزْجِيْ سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلّفُ بَيْنَه ثُمَّ يَجْعَلُه رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِللِه، وَ يُنَزّلُ مِنَ السَّمَآءِ مِنْ جِبَالٍ فِيْهَا مِنْ بَرَدٍ فَيُصِيْبُ بِه مَنْ يَّشَآءُ وَ يَصْرِفُه عَنْ مَّنْ يَّشَآءُ، يَكَادُ سَنَا بَرْقِه يَذْهَبُ بِاْلاَبْصَارِ(43) يُقَلّبُ اللهُ الَّيْلَ وَ النَّهَارَ، اِنَّ فِيْ ذلِكَ لَعِبْرَةً ِّلاُولِى اْلاَبْصَارِ(44) النور: 41-44

Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (41)
Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluq). (42)
Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. (43)
Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan. (44) [QS. An-Nuur : 41-44]


Demo Blog NJW V2 Updated at: 23:36

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan Akun Google+. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup, minta kunjungan balik, & nama blog) otomatis tidak akan muncul. Silahkan di Copy dan di Share kalau di rasa bermanfaat tidak perlu izin. Jika menginginkan Link Tinggalkan alamat Email, Sebelum bertanya, Cari Dulu di Kotak Pencarian! Thx