Jaminan 100%

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Akan hidup terus setelah mati

“Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” .

Free Consultations

Konsultasi gratis di halaman Konsultasi. Konsultasi via email abuhening@gmail.com hanya untuk Layanan klien.

Allah Maha Mendengar, Maha Melihat (1), Islam Agama Tauhid (ke-28)

Posted by


Islam Agama Tauhid (ke-28)

لآَ اِكْرَاهَ فِي الدّيْنِ، قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيّ، فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَ يُؤْمِنْ بِاللهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقى لاَ انْفِصَامَ لَهَا، وَ اللهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ. البقرة: 256

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. Al-Baqarah : 256]

قُلْ ِلّمَنْ مَّا فِي السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ، قُلْ ِللهِ، كَتَبَ عَلى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ، لَيَجْمَعَنَّكُمْ اِلى يَوْمِ الْقِيمَةِ لاَ رَيْبَ فِيْهِ، اَلَّذِيْنَ خَسِرُوْآ اَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لاَ يُؤْمِنُوْنَ(12) وَ لَه مَا سَكَنَ فِى الَّيْلِ وَ النَّهَارِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(13) قُلْ اَغَيْرَ اللهِ اَتَّخِذُ وَلِيًّا فَاطِرِ السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ وَ هُوَ يُطْعِمُ وَ لاَ يُطْعَمُ، قُلْ اِنّيْ اُمِرْتُ اَنْ اَكُوْنَ اَوَّلَ مَنْ اَسْلَمَ وَ لاَ تَكُوْنَنَّ مِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ(14) قُلْ اِنّيْ اَخَافُ اِنْ عَصَيْتُ رَبّيْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ(15) الانعام: 12-15

Katakanlah: "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah". Dia telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh-sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan terhadapnya. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman. (12)
Dan kepunyaan Allah-lah segala yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Katakanlah: "Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?" Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama sekali berserah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik."
Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan adzab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku." [QS. Al-Anaam : 12-15]

وَ ِللهِ مَا فِي السَّموتِ وَ مَا فِى اْلاَرْضِ، وَ لَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَ اِيَّاكُمْ اَنِ اتَّقُوا اللهَ، وَ اِنْ تَكْفُرُوْا فَاِنَّ ِللهِ مَا فِى السَّموتِ وَ مَا فِى اْلاَرْضِ، وَ كَانَ اللهُ غَنِيًّا حَمِيْدًا(131) وَ ِللهِ مَا فِى السَّموتِ وَ مَا فِى اْلاَرْضِ، وَ كَفى بِاللهِ وَكِيْلاً(132) اِنْ يَّشَأْ يُذْهِبْكُمْ اَيُّهَا النَّاسُ وَ يَأْتِ بِاخَرِيْنَ، وَ كَانَ اللهُ عَلى ذلِكَ قَدِيْرًا(133) مَنْ كَانَ يُرِيْدُ ثَوَابَ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللهِ ثَوَابُ الدُّنْيَا وَ اْلاخِرَةِ، وَ كَانَ اللهُ سَمِيْعًا بَصِيْرًا(134) النساء: 131-134

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir, maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah, dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (131)
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara. (132)
Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu wahai manusia, dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai penggantimu). Dan adalah Allah Maha Kuasa berbuat demikian. (133)
Barang siapa yang menghendaki pahala di dunia saja (maka ia merugi), karena di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (134) [QS. An-Nisaa : 131-134]

اِقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَ هُمْ فِيْ غَفْلَةٍ مُّعْرِضُوْنَ(1) مَا يَأْتِيْهِمْ ِمّنْ ذِكْرٍ ِمّنْ رَّبّهِمْ مُّحْدَثٍ اِلاّ اسْتَمَعُوْهُ وَ هُمْ يَلْعَبُوْنَ(2) لاَهِيَةً قُلُوْبُهُمْ، وَ اَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا هَلْ هذَآ اِلاَّ بَشَرٌ ِمّثْلُكُمْ، اَفَتَأْتُوْنَ السّحْرَ وَ اَنْتُمْ تُبْصِرُوْنَ(3) قلَ رَبّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِى السَّمَآءِ وَ اْلاَرْضِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(4) الانبياء: 1-4

Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya). (1)
Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Qur'an pun yang baru (diturunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main, (2)
(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang dhalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?" (3)
Berkatalah Muhammad (kepada mereka): "Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". (4) [QS. Al-Anbiyaa : 1-4]

وَ مَا مَنَعَ النَّاسَ اَنْ يُّؤْمِنُوْآ اِذْ جَآءَهُمُ اْلهُدى اِلآَّ اَنْ قَالُوْا اَبَعَثَ اللهُ بَشَرًا رَّسُوْلاً(94) قُلْ لَّوْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ مَلئِكَةٌ يَّمْشُوْنَ مُطْمَئِنّيْنَ لَنَزَّلْنَا عَلَيْهِمْ ِمّنَ السّمَآءِ مَلَكًا رَّسُوْلاً(95) قُلْ كَفى بِاللهِ شَهِيْدًا بَيْنِيْ وَ بَيْنَكُمْ، اِنَّه كَانَ بِعِبَادِه خَبِيْرًا بَصِيرًا(96) الاسراء: 94-96

Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?" (94)
Katakanlah: "Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka malaikat menjadi rasul". (95)
Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya". (96) [QS. Al-Israa : 94-96]

ياَيُّهَا النَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ فَاسْتَمِعُوْا لَه، اِنَّ الَّذِيْنَ تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللهِ لَنْ يَّخْلُقُوْا ذُبَابًا وَّلَوِ اجْتَمَعُوْا لَه، وَ اِنْ يَّسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئًا لاَّ يَسْتَنْقِذُوْهُ مِنْهُ، ضَعُفَ الطَّالِبُ وَ الْمَطْلُوْبُ(73) مَا قَدَرُوا اللهَ حَقَّ قَدْرِه، اِنَّ اللهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ(74) اللهُ يَصْطَفِيْ مِنَ الْمَلئِكَةِ رُسُلاً وَّ مِنَ النَّاسِ، اِنَّ اللهَ سَمِيْعٌ بَصِيْرٌ(75) يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَ مَا خَلْفَهُمْ، وَ اِلَى اللهِ تُرْجَعُ اْلاَمُوْرُ(76) الحج: 73-76

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. (73)
Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (74)
Allah memilih utusan-utusan (Nya) dari malaikat dan dari manusia; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (75)
Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan semua urusan. (76) [QS. Al-Hajj : 73-76]

وَ كَاَيّنْ ِمّنْ دَآبَّةٍ لاَّ تَحْمِلُ رِزْقَهَا، اللهُ يَرْزُقُهَا وَ اِيَّاكُمْ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(60) وَ لَئِنْ سَاَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّموتِ وَ اْلاَرْضَ وَ سَخَّرَ الشَّمْسَ وَ اْلقَمَرَ لَيَقُوْلُنَّ اللهُ، فَاَنّى يُؤْفَكُوْنَ(61) اَللهُ يَبْسُطُ الرّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ مِنْ عِبَادِه وَ يَقْدِرُ لَه، اِنَّ اللهَ بِكُلّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ(62) العنكبوت: 60-62

Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (60)
Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", maka bagaimana mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar). (61)
Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (62) [QS. Al-Ankabuut : 60-62]

مَا خَلْقُكُمْ وَلاَ بَعْثُكُمْ اِلاَّ كَنَفْسٍ وَّاحِدَةٍ، اِنَّ اللهَ سَمِيْعٌ بَصِيْرٌ(28) اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللهَ يُوْلِجُ الَّيْلَ فِيْ النَّهَارِ وَ يُوْلِجُ النَّهَارَ فِي الَّيْلِ وَ سَخَّرَ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ كُلٌّ يَّجْرِيْ اِلى اَجَلٍ مُّسَمًّى وَّ اَنَّ اللهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ(29) ذلِكَ بِاَنَّ اللهَ هُوَ اْلحَقُّ وَ اَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهِ الْبَاطِلُ وَ اَنَّ اللهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ(30) لقمان: 28-30

Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (28)
Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (29)
Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dia-lah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. (30) [QS. Luqman : 28-30]

مَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَآءَ اللهِ فَاِنَّ اَجَلَ اللهِ َلاتٍ، وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. العنكبوت: 5

Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. Al-Ankabuut : 5]

ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تَتَّبِعُوا خُطُوتِ الشَّيْطنِ، وَ مَنْ يَّتَّبِعْ خُطُوتِ الشَّيْطنِ فَاِنّه يَأْمُرُ بِاْلفَحْشَآءِ وَ الْمُنْكَرِ، وَ لَوْلاَ فَضْلُ اللهِ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَتُه مَا زَكى مِنْكُمْ مِنْ اَحَدٍ اَبَدًا وَّ لكِنَّ اللهَ يُزَكّيْ مَنْ يَّشَآءُ، وَ اللهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ. النور: 21

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaithan, maka sesungguhnya syaithan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [QS. An-Nuur : 21]

وَ تَمَّتْ كَلِمَتُ رَبّكَ صِدْقًا وَّ عَدْلاً، لاَ مُبَدّلَ لِكَلِمتِه وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(115) وَ اِنْ تُطِعْ اَكْثَرَ مَنْ فِى اْلاَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللهِ، اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلاَّ الظَّنَّ وَ اِنْ هُمْ اِلاَّ يَخْرُصُوْنَ(116) اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ مَنْ يَّضِلُّ عَنْ سَبِيْلِه، وَ هُوَ اَعْلَمُ بِاْلمُهْتَدِيْنَ(117) الانعام: 115-117

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (115)
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). (116)
Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk. (117) [QS. Al-An’aam : 115-117]


Demo Blog NJW V2 Updated at: 23:40

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan Akun Google+. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup, minta kunjungan balik, & nama blog) otomatis tidak akan muncul. Silahkan di Copy dan di Share kalau di rasa bermanfaat tidak perlu izin. Jika menginginkan Link Tinggalkan alamat Email, Sebelum bertanya, Cari Dulu di Kotak Pencarian! Thx