Jaminan 100%

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Akan hidup terus setelah mati

“Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” .

Free Consultations

Konsultasi gratis di halaman Konsultasi. Konsultasi via email abuhening@gmail.com hanya untuk Layanan klien.

Gambaran surga dan neraka (10)

Posted by


tauhid
Hidup sesudah mati (ke-20)

Gambaran surga dan neraka (10)
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: حُجِبَتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ وَ حُجِبَتِ اْلجَنَّةُ بِاْلمَكَارِهِ. البخارى 7: 186
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Neraka itu diliputi dengan syahwat (kesenangan-kesenangan), dan surga itu diliputi dengan hal-hal yang tidak menyenangkan”. [HR. Bukhari juz 7, hal. 186]
عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: حُفَّتِ اْلجَنَّةُ بِاْلمَكَارِهِ وَ حُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ. مسلم 4: 2174
Dari Anas bin Malik, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Surga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak menyenangkan, dan neraka itu dikelilingi dengan syahwat (kesenangan-kesenangan)”. [HR. Muslim juz 4, hal. 2174]
عَنْ اِبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: كُلُّ اُمَّتِى يَدْخُلُوْنَ اْلجَنَّةَ اِلاَّ مَنْ اَبَى. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَ مَنْ يَأْبَى؟ قَالَ: مَنْ اَطَاعَنِى دَخَلَ اْلجَنَّةَ وَ مَنْ عَصَانِى فَقَدْ اَبَى. البخارى 8: 139
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Semua ummatku masuk surga, kecuali yang tidak mau”. Para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa orang yang tidak mau itu ?”. Beliau bersabda, “Barangsiapa yang thaat kepadaku, ia masuk surga. Dan barangsiapa yang ma’shiyat kepadaku, berarti ia tidak mau”. [HR. Bukhari 8 : 139]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِنَّمَا مَثَلِى وَ مَثَلُ اُمَّتِى كَمَثَلِ رَجُلٍ اسْتَوْقَدَ نَارًا. فَجَعَلَتِ الدَّوَابُّ وَ اْلفَرَاشُ يَقَعْنَ فِيْهِ. فَاَنَا آخِذٌ بِحُجَزِكُمْ وَ اَنْتُمْ تَقَحَّمُوْنَ فِيْهِ. مسلم 4: 1789
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan ummatku hanyalah seperti seorang yang menyalakan api, lalu serangga dan  kupu-kupu hinggap padanya. Maka aku adalah orang yang menahan kamu sekalian dari belakang, tetapi kalian nekad masuk padanya”. [HR. Muslim 4 : 1789]
عَنْ حَارِثَةَ بْنِ وَهْبٍ اَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ ص قَالَ: اَلاَ اُخْبِرُكُمْ بِاَهْلِ اْلجَنَّةِ؟ قَالُوْا: بَلَى. قَالَ ص: كُلُّ ضَعِيْفٍ مُتَضَعَّفٍ. لَوْ اَقْسَمَ عَلَى اللهِ َلاَبَرَّهُ. ثُمَّ قَالَ: اَلاَ اُخْبِرُكُمْ بِاَهْلِ النَّارِ؟ قَالُوْا: بَلَى. قَالَ: كُلُّ عُتُلّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ. مسلم 4: 2190
Dari Haritsah bin Wahab, ia mendengar Nabi SAW bersabda, “Maukah kuberitahukan kepadamu tentang ahli surga ?”. Para shahabat berkata, “Mau”. Rasulullah SAW bersabda, “Setiap orang yang lemah dan direndahkan oleh orang lain, andaikata dia bersumpah pada Allah, pasti dikabulkan”. Kemudian beliau bersabda lagi, “Maukah kuberitahukan kepadamu tentang ahli neraka ?”. Mereka berkata, “Mau”. Beliau bersabda, “Yaitu setiap orang yang kasar, bermegah-megah dan sombong”. [HR. Muslim juz 4 hal. 2190]
عَنْ اُسَامَةَ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: قُمْتُ عَلَى بَابِ اْلجَنَّةِ فَكَانَ عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا اْلمَسَاكِيْنَ وَ اَصْحَابُ اْلجَدّ مَحْبُوْسُوْنَ غَيْرَ اَنَّ اَصْحَابَ النَّارِ قَدْ اُمِرَ بِهِمْ اِلَى النَّارِ، وَ قُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ فَاِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا النّسَاءُ. البخارى 7: 200
Dari Usamah (bin Zaid) dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Aku berdiri di depan pintu surga, maka aku melihat, kebanyakan yang masuk surga adalah orang-orang miskin, sedangkan orang-orang kaya masih tertahan (oleh perhitungan kekayaannya). Tetapi orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka. Dan ketika aku berdiri di dekat pintu neraka, kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang perempuan”. [HR Bukhari 7 : 200]
قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِطَّلَعْتُ فِى اْلجَنَّةِ فَرَأَيْتُ اَكْثَرَ اَهْلِهَا اْلفُقَرَاءُ وَ اطَّلَعْتُ فِى النَّارِ فَرَأَيْتُ اَكْثَرَ اَهْلِهَا النّسَاءُ. الترمذى 4: 115
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Aku tengok di surga, maka aku lihat penghuninya yang terbanyak adalah orang-orang fakir. Dan aku tengok di neraka, ternyata aku lihat penghuninya yang terbanyak adalah wanita”. [HR. Tirmidzi juz 4 hal. 115]
عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِطَّلَعْتُ فِى النَّارِ فَرَأَيْتُ اَكْثَرَ اَهْلِهَا النّسَاءُ وَ اطَّلَعْتُ فِى اْلجَنَّةِ فَرَأَيْتُ اَكْثَرَ اَهْلِهَا اْلفُقَرَاءُ. الترمذى 4: 115
Dari ‘Imran bin Hushain, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Aku tengok di neraka, lalu aku lihat penghuninya yang terbanyak adalah wanita. Dan aku tengok di surga, lalu aku lihat penghuninya yang terbanyak adalah orang-orang fakir miskin”. [HR. Tirmidzi juz 4 hal. 115]
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ص: اُرِيْتُ النَّارَ فَاِذَا اَكْثَرُ اَهْلِهَا النّسَاءُ يَكْفُرْنَ. قِيْلَ اَيَكْفُرْنَ بِاللهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ اْلعَشِيْرَ وَ يَكْفُرْنَ اْلاِحْسَانَ. لَوْ اَحْسَنْتَ اِلَى اِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ. البخارى 1: 13
Dari Ibnu ‘Abbas RA, ia berkata : Nabi SAW bersabda, “Aku diperlihatkan neraka, tiba-tiba kebanyakan penghuninya adalah para wanita yang ingkar. Beliau ditanya, “Apakah mereka itu ingkar kepada Allah ?”. Beliau bersabda, “Mereka ingkar kepada suaminya dan mengingkari kebaikan. Seandainya kamu berbuat baik kepada salah seorang dari mereka setahun, kemudian ia melihat sesuatu (yang tidak menyenangkan) darimu, maka ia berkata “Saya tidak pernah melihat kebaikan darimu sama sekali”. [HR. Bukhari 1 : 13]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: صِنْفَانِ مِنْ اَهْلِ النَّارِ لَمْ اَرَهُمَا، قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَاَذْنَابِ اْلبَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِهَا النَّاسَ، وَ نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيْلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوْسُهُنَّ كَاَسْنِمَةِ اْلبُخْتِ اْلمَائِلَةِ، لاَ يَدْخُلْنَ اْلجَنَّةَ وَ لاَ يَجِدْنَ رِيْحَهَا وَ اِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ كَذَا وَكَذَا. مسلم 4: 2192
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum melihatnya, yaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, mereka gunakan untuk mencambuk orang-orang. Dan Wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang menggeleng-gelengkan kepala mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak akan masuk surga dan tidak pula mencium baunya, padahal bau surga itu sudah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian”. [HR. Muslim 4 : 2192]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ يَقُوْلُ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: يُوْشِكُ اِنْ طَالَتْ بِكَ مُدَّةٌ اَنْ تَرَى قَوْمًا فِى اَيْدِيْهِمْ مِثْلُ اَذْنَابِ اْلبَقَرِ يَغْدُوْنَ فِى غَضَبِ اللهِ وَ يَرُوْحُوْنَ فِى سَخَطِ اللهِ. مسلم 4: 2193
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Kalau umurmu panjang, mungkin kamu bisa melihat kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi, mereka pergi pada pagi hari dalam kemurkaan Allah dan pulang pada sore hari dalam kemarahan Allah”. [HR. Muslim 4 : 2193]
عَنْ اِبِى بَكْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِذَا اْلتَقَى اْلمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَاْلقَاتِلُ وَ اْلمَقْتُوْلُ فِى النَّارِ. مسلم 4: 2214
Dari Abu Bakrah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Apabila dua orang muslim saling berhadapan dengan pedangnya, maka yang membunuh dan yang dibunuh di dalam neraka”. [HR. Muslim 4 : 2214]
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ. قَالَ رَجُلٌ: اِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ اَنْ يَكُوْنَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَ نَعْلُهُ حَسَنَةً؟. قَالَ: اِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ يُحِبُّ اْلجَمَالَ. اَلْكِبْرُ بَطَرُ اْلحَقّ وَ غَمْطُ النَّاسِ. مسلم 1: 93
Dari 'Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat seberat dzarrah dari kesombongan’” Ada salah seorang shahabat yang bertanya, "(Ya Rasulullah), bagaimana dengan seorang lelaki yang suka memakai baju bagus dan sandalnya bagus ?". Beliau menjawab, "Allah itu Maha Indah dan suka kepada keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia". [HR. Muslim 1 : 93]
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ اَنَّ اَبَاهُ اَخْبَرَهُ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ. مسلم 4: 1981
Dari Muhammad bin Jubair bin Muth’im bahwasanya bapaknya menkhabarkan kepadanya bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan persaudaraan”. [HR. Muslim 4 : 1981]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ. مسلم 1: 68
Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari kejahatannya”. [HR Muslim 1 : 68]
قَالَ حُذَيْفَةُ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ ص يَقُوْلُ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ قَتَّاتٌ. البخارى 7: 86
Hudzaifah berkata : Saya mendengar Nabi SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang suka berbuat namimah (adu domba)”. [HR. Bukhari juz 7, hal. 86]
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ اِنَّ اَوَّلَ النَّاسِ يُقْضَى يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ فَاُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا. قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: قَاتَلْتُ فِيْكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ. قَالَ: كَذَبْتَ وَ لكِنَّكَ قَاتَلْتَ ِلاَنْ يُقَالَ جَرِئٌ فَقَدْ قِيْلَ. ثُمَّ اُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى اُلْقِيَ فِى النَّارِ. وَ رَجُلٌ تَعَلَّمَ اْلعِلْمَ وَ عَلَّمَهُ وَ قَرَأَ اْلقُرْانَ فَاُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا. قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: تَعَلَّمْتُ اْلعِلْمَ وَ عَلَّمْتُهُ وَ قَرَأْتُ فِيْكَ اْلقُرْانَ. قَالَ: كَذَبْتَ وَ لكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ اْلعِلْمَ لِيُقَالَ عَالِمٌ وَ قَرَأْتَ اْلقُرْانَ لِيُقَالَ هُوَ قَارِئٌ فَقَدْ قِيْلَ. ثُمَّ اُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى اُلْقِيَ فِى النَّارِ. وَ رَجُلٌ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ وَ اَعْطَاهُ مِنْ اَصْنَافِ اْلمَالِ كُلّهِ فَاُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا. قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيْهَا؟ قَالَ: مَا تَرَكْتُ مِنْ سَبِيْلٍ تُحِبُّ اَنْ يُنْفَقَ فِيْهَا اِلاَّ اَنْفَقْتُ فِيْهَا لَكَ. قَالَ: كَذَبْتَ وَ لكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هُوَ جَوَادٌ فَقَدْ قِيْلَ. ثُمَّ اُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ اُلْقِيَ فِى النَّارِ. مسلم 3: 1513
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya orang yang pertama-tama akan diberi keputusan pada hari qiyamat ialah seorang yang mati syahid, lalu ia dibawa dan dihadapkan kepada nikmatnya, maka ia mengakuinya. Allah berfirman, “Apa yang kamu lakukan padanya ?”. Ia menjawab, “Saya telah berjuang untuk-Mu hingga mati syahid”. Allah berfirman, “Kamu berdusta, tetapi kamu berjuang supaya disebut sebagai pahlawan dan orang pemberani. Dan telah dikatakan orang yang demikian itu”. Kemudian diperintahkan (kepada malaikat), lalu diseret pada mukanya dan dilemparkan ke neraka. (Kedua) seorang yang belajar ilmu, mengajarkannya dan membaca Al-Qur’an. Lalu dihadapkan kepada nikmatnya, maka ia mengakuinya. Allah berfirman, “Apa yang kamu lakukan padanya ?”. Ia menjawab, “Saya mempelajari ilmu dan mengajarkannya serta membaca Al-Qur’an hanya untuk-Mu”. Allah berfirman, “Kamu berdusta, tetapi kamu belajar supaya disebut orang sebagai seorang ‘alim, dan kamu membaca Al-Qur’an supaya disebut sebagai seorang yang pandai membaca Al-Qur’an, dan telah dikatakan orang yang demikian itu. Kemudian diperintahkan (kepada malaikat), lalu diseret pada mukanya dan dilemparkan ke neraka. (Ketiga) seorang hartawan yang diberi bermacam-macam kekayaan oleh Allah, lalu dihadapkan kepada nikmatnya, maka ia mengakuinya. Allah berfirman, “Apa yang kamu lakukan padanya ?”. Ia menjawab, “Tidak satu jalan pun yang Engkau sukai agar jalan itu diberi harta melainkan sudah saya beri dengan harta itu semata-mata untuk-Mu”. Allah berfirman, “Kamu berdusta, tetapi kamu berbuat yang demikian itu agar dikatakan orang sebagai orang yang dermawan, dan telah dikatakan orang yang demikian itu”. Kemudian diperintahkan (kepada malaikat) lalu diseret pada mukanya dan dilemparkan ke neraka”. [HR. Muslim 3 : 1513]


Demo Blog NJW V2 Updated at: 01:02

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan Akun Google+. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup, minta kunjungan balik, & nama blog) otomatis tidak akan muncul. Silahkan di Copy dan di Share kalau di rasa bermanfaat tidak perlu izin. Jika menginginkan Link Tinggalkan alamat Email, Sebelum bertanya, Cari Dulu di Kotak Pencarian! Thx